Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Fitur TikTok PayLater Berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi

Authors

  • Ilham Maulana Suparman STIS As-Sa'adah Sukasari Sumedang Author
  • Regina Maurizka STIS As-Sa'adah Sukasari Sumedang Author
  • Syifa Febriana Nurul Wildain STIS As-Sa'adah Sukasari Sumedang Author
  • Nema Widiantini STIS As-Sa'adah Sukasari Sumedang Author
  • Syahrial STIS As-Sa'adah Sukasari Sumedang Author

Keywords:

Hukum Ekonomi Syariah, TikTok PayLater, Fatwa DSN-MUI, Riba, Fintech

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah melahirkan berbagai inovasi layanan pembiayaan digital, salah satunya fitur PayLater pada platform TikTok yang memungkinkan pengguna melakukan pembelian dengan skema "beli sekarang, bayar nanti." Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme fitur TikTok PayLater sebagai layanan pembiayaan berbasis teknologi informasi serta meninjau kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan. Sumber data terdiri dari bahan hukum primer berupa Fatwa DSN-MUI No. 117/DSN-MUI/II/2018 dan syarat ketentuan TikTok PayLater, serta bahan hukum sekunder berupa jurnal, buku, dan literatur terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur TikTok PayLater secara substansial belum sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 117/DSN-MUI/II/2018. Ketidaksesuaian tersebut meliputi: pengenaan bunga dalam akad qardh yang mengandung unsur riba qardh, pengenaan biaya berbasis persentase pinjaman yang tidak sesuai dengan konsep ujrah dalam akad ijarah, penerapan denda keterlambatan yang mengandung unsur riba jahiliah, ketiadaan Dewan Pengawas Syariah, serta potensi gharar dalam kontrak baku layanan. Diperlukan reformulasi mekanisme layanan melalui penggantian skema bunga menjadi skema ujrah, kerja sama dengan lembaga keuangan syariah berlisensi, serta penguatan transparansi akad agar fitur tersebut sesuai dengan prinsip syariah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, L. N., Tanzilulloh, M. I., & Sidik, M. K. F. (2022). Praktik Standard Contract Pada PT iGrow Resources Indonesia Fatwa DSN MUI Terhadap Standard Contract. Jurnal Antologi Hukum, 2(1), 77–92. https://doi.org/10.21154/antologihukum.v2i1.1190

Aulia, D., & Zahara, F. (2023). Evaluasi Kelembagaan Pinjaman Dana Syariah Yang Menggunakan Pembiayaan Berbunga Perspektif Fatwa DSN MUI No. 117 Tahun 2018. Reslaj Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(2), 998–1009. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i2.5503

Batubara, Y. (2021). Fitur Transaksi Platform Gojek: Paylater Dalam Tinjauan Hukum Islam Dan Fatwa No. 116/DSN-Mui/Iix/2017 Tentang Uang Elektronik Syariah. El-Mashlahah, 11(1), 60–77. https://doi.org/10.23971/elma.v11i1.2626

Ferdiana, N. (2024). Akad Qardh Dan Wakalah Bil Ujrah Dalam Transaksi Financial Technology Syari’ah Peer to Peer Lending: Perspektif Fatwa DSN-MUI Nomor 117/DSN-Mui/Ii/2018. Al-Kharaj Jurnal Ekonomi Keuangan & Bisnis Syariah, 6(1), 323–350. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i1.208

Hanina, N. (2023). Evaluasi Prinsip Syariah Dalam POJK Nomor 10 /Pojk.05/2022 Financial Technology Di Era Digitalisasi Ekonomi. Journal of Islamic Business Law, 7(4), 90–102. https://doi.org/10.18860/jibl.v7i4.6054

Hidayat, M. R., & Komarudin, P. (2021). Uji Kepatuhan Teknologi Finansial Syariah Terhadap Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 117 (Studi Kasus Pada Qazwa). At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi, 12(1), 62. https://doi.org/10.18592/at-taradhi.v12i1.4648

Hidayati, T., Wagianto, R., & Hikmiyah, H. H. (2023). Praktik Utang Piutang Melalui Aplikasi Peer to Peer Lending Kredit Pintar Dalam Perspektif Fatwa DSN-Mui. Rechtenstudent, 3(3), 331–347. https://doi.org/10.35719/rch.v3i3.182

Indah, R., & Mahfudz, M. (2023). Jasa Gestun Shopee Paylater Sistem Barcode Di E-Commerce Marketplace Shopee Perspektif Ekonomi Syari’ah. Profit Jurnal Kajian Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 7(1). https://doi.org/10.33650/profit.v7i1.5101

Khasanah, R., & Ridwan, M. (2022). Tinjauan Hukum Islam Tentang Transaksi E-Commerce Aplikasi Shopee Dengan Metode Paylater. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 2(2), 123–131. https://doi.org/10.58707/jipm.v2i2.205

Mulyanti, N. R., & Widyowati, D. S. (2023). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Shopeepay Later. Jisyaku, 2(2), 137–147. https://doi.org/10.23971/jisyaku.v2i2.6870

Prasetyo, Y. B., & Fatimah, N. (2022). Review of DSN-Mui Fatwa No. 177 / DSN-Mui / Ii / 2018 Against the Practice of Paying Products on Credit Using the Shopee Paylater Payment Feature on the Shopee Application. Al-Muamalat Jurnal Ekonomi Syariah, 9(1), 7–13. https://doi.org/10.15575/am.v9i1.14617

Saepudin, D., Bisri, H., Solehudin, E., & Jaenudin, J. (2024). Problems With Financial Services Authority Regulation Number 77/POJK.01/2016 as the Legal Basis for Sharia Fintech Peer-to-Peer Lending in the Review of Islamic Law. International Journal of Social Science and Human Research, 7(05). https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i05-127

Salekhah, F. (2021). ANALISIS INVOICE FINANCING PADA FINTECH SYARIAH (PT. Alami Fintek Sharia). Al-Madaris Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 2(1), 13–25. https://doi.org/10.47887/amd.v2i1.17

Salsabila, N., Dahliya, S., & Firdaus, R. R. (2022). Tinjauan Penggunaan E-Voucher Pada Sistem Pembayaran Pay-Later Dalam Perspektif Fikih Muamalah Kontemporer. Jurnal Ekonomi Syariah, 7(1), 28–37. https://doi.org/10.37058/jes.v7i1.4338

Septin, A. C., Haris, Z. A., & Widiastuti, R. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan Syariah Terhadap Minat Mahasiswa Menggunakan Produk Paylater Non Syariah. Jurnal Akuntansi Bisnis Dan Humaniora, 10(1), 25–31. https://doi.org/10.33795/jabh.v10i1.4125

Setiawan, S., & Ridwanulloh, M. U. (2024). Analisis Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penerapan Sistem Pembayaran Cicilan (Paylater) Pada Marketplace Shopee. Maqasidi Jurnal Syariah Dan Hukum, 69–85. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v4i1.3163

Suhendar, H., & Diniyanto, A. (2020). Perkembangan Financial Technology (Fintech) Lending Syariah; Tinjauan Terhadap Konsep, Pengawasan Dan Regulasi. El-Iqthisadi Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Dan Hukum, 2(2), 127. https://doi.org/10.24252/el-iqthisadi.v2i2.16213

Utami, M. R., Meriyati, M., & Aravik, H. (2023). Pengaruh Penggunaan Sistem Pembayaran Shopee PayLater Terhadap Perilaku Konsumtif Masyarakat Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang Serta Pandangan Perspektif Ekonomi Islam Terhadapnya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (Jimpa), 3(2), 269–282. https://doi.org/10.36908/jimpa.v3i2.235

Wiguna, Y. P. K., & Wirdyaningsih, W. (2022). Analysis of the Use of Sharia Financial Technology (Fintek) Services Study on Application Services at Pt. Ammana Fintech Shari’ah According to the Fatwa of DSN Mui and Islamic Law. JHSS (Journal of Humanities and Social Studies), 6(2), 185–192. https://doi.org/10.33751/jhss.v6i2.5406

Yani, E. A., & Widjajanto, H. (2023). Uang Kartal Dalam Pendekatan Hukum Ekonomi Dan Hukum Ekonomi Syariah. Arbitrase Journal of Economics and Accounting, 3(3), 615–621. https://doi.org/10.47065/arbitrase.v3i3.689

Published

2026-06-05

How to Cite

Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Fitur TikTok PayLater Berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi. (2026). MUAMALAH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 1(1), 1-17. https://journal.stisassaadahsukasari.ac.id/index.php/MUAMALAH/article/view/8

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.